• Jam Buka Toko: Jam 08.00 s/d 17.00
  • Status Order
  • SMS/WA: 628986508779
  • cs@bursabukuberkualitas.com
Terpopuler:

RESENSI NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK Karya Tere Liye

23 December 2015 - Kategori Blog

RESENSI NOVEL NEGERI DI UJUNG TANDUK Karya Tere Liye

jual-novel-negeri-di-ujung-tanduk-karya-tere-liye

jual-novel-negeri-di-ujung-tanduk-karya-tere-liye

Di Negeri di Ujung Tanduk

Kehidupan semakin rusak,

bukan karena orang jahat semakin banyak,

tapi  semakin banyak orang yang memilih untuk tidak peduli lagi.

 

Di Negeri di Ujung Tanduk

Para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan,

bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian.

 

Tapi di Negeri di Ujung Tanduk 

setidaknya, kawan, seorang petarung sejati akan memilih jalan suci,

meski habis seluruh darah dibadan, menguap segenap air mata,

dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan.

 

Sekuel Negeri Para Bedebah – Anugerah pembaca Indonesia 2012

 

Novel ini merupakan sekuel dari buku “Negeri Para Bedebah” karya Tere Liye. Dalam buku sebelumnya membahas borok kapitalisme, kali ini ia mengupas kebobrokan demokrasi. Tere Liye mampu membawa emosi dan imajinasi pembaca dengan aksi – aksi Thomas dalam menghadapi musuh – musuhnya dimulai dari kejar kejaran tembak – tembakan, pukul – pukulan, bakar – bakaran.

Seperti kalimat yang di caver belakang “

 “Para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian.”

Sobat,  ketika anda membaca novel ini, anda akan heran karena pada pembukaannya diceritakan duaorang petarung tinju yang sedang mempertaruhkan harga dirinya sebagai pemenang.

Meski habis seluruh darah dibadan, menguap segenap air mata,

dia akan berdiri paling akhir, demi membela kehormatan”

Gimana Sobat?? .. masihh semangat kan untuk baca ??

Novel Negeri di Ujung Tanduk “ Karya Tere Liye “ mengisahkan perjuangan seorang lelaki yang sedang berusaha untuk melepaskan dirinya dari buronan karena dia terbukti tidak bersalah. Oiiaa Sobatt cerita ini terdapat beberapa Alur Tempat Lho??.. di Bali, Jakarta, dan beberapa tempat lainnya dan masalah – masalah yang sedang dihadapi dinegeri ini sedikit disinggung.

Kalimat ini memang benar “ Kehidupan semakin rusak bukan karena orang jahat semakin banyak, tetapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi.”

Sobatt, kalian pernah mendengar nama Thomas?? … Thomas adalah tokoh utama dalam cerita ini, Thomas digambarkan sebagai sosok laki – laki dengan style khasnya, tampan, rapi, dan balutan eksekutif muda yang cerdas dan berpengaruh tetap melekat padanya. Sebagai seorang konsultan politik tentu da sering bertemu dengan kliennya dan berusaha mendukung partainya.

Novel “ Negeri di Ujung Tanduk “ ini menyinggung masalah – masalah yang sedang terjadi di tanah air seperti kasus korupsi Bank Century. Dulu Thomas menjadi konsultan ekonomi, sekarang merambah ke dunia politik yaitu konsultan bidang politik.

Konflik semakin karena klien Thomas yang merupakan mantan walikota yang ingin menjadi gubernur ibulota kini di tangkap karena terkait kasus korupsi. Ada istilah – istilah asing yang seperti breaking news yang sudah bertahun – tahun dipakai wartawan, pengamat politik, komentator hukum, hingga orang awam. Dalam novel iniThomas mengakui sebagai orang pertama yang menemukan istilah breaking news.

Penulis menginginkan pembaca melihat pada imaji tentang kehidupan realita di tanah air. Seperti kasus yang sedang terjadi diarahkan pada konvensi sebuah partai besar yang beberapa waktu lalu tokoh-tokohnya terjerah kasus Hambalang dan Wisma Atlet.

Setahun sebelumnya, setelah kasus penyelamatan Bank Semesta, dalam penerbangan menuju London, Thomas bertemu JD, mantan wali kota dan gubernur yang dikenal sebagai figur muda yang sederhana dan bersih. Pertemuan itu menjadi momen penting dalam hidup Thomas.  Percakapan dengan JD menginspirasi Thomas untuk terlibat dalam dunia politik.

Dalam sosok JD Thomas menemukan jawaban dari pertanyaan yang melindap dalam benaknya terkait sosok politikus dengan kemuliaan dan kelurusan hati bak Gandhi atau Nelson Mandela. Maka, Thomas pun menawarkan diri menjadi konsultan strategi demi mewujudkan penegakan hukum yang dikehendaki JD. Dan karena presiden merupakan pemilik komando tertinggi bagi penegakan hukum di Indonesia, cita-cita JD hanya bisa direalisasikan dengan menjadi presiden.

Menjelang konvensi partai yang akan mengumumkan secara resmi kandidat presiden dari partai yang menominasikan JD, mendadak terjadi terjadi peristiwa yang tidak diantisipasi Thomas sebelumnya. Terjadi ekskalasi besar-besaran dari peserta konvensi yang ditandai dengan manuver raksasa yang dilakukan pihak lawan JD. Situasi yang berkembang tidak terduga itu membuat JD meminta Thomas yang berada di Hong Kong untuk kembali ke Jakarta. Tapi sebelum Thomas meninggalkan Hong Kong, seusai konferensi mengenai komunikasi dan pencitraan politik, ia ditangkap satuan khusus antiteror otoritas Hong Kong. Di dalam kapal yang digunakan Opa dan Kadek menjemput Thomas di Makau, ditemukan seratus kilogram bubuk heroin serta setumpuk senjata api dan peledak. Tidak ada hipotesis lain yang terbentuk di benak Thomas selain bahwa kejadian ini adalah salah satu agenda serius yang dijalankan pihak lawan JD. Ditahannya Thomas di Hong Kong, membuat ia tidak bisa hadir di konvensi partai. Untunglah ada Lee, pengusaha Hong Kong yang dikalahkannya dalam pertarungan di Makau. Lee berhasil meloloskan Thomas dan mengatur perjalanan pulang Thomas ke Indonesia. Setibanya di Jakarta, Thomas disambar berita penangkapan kliennya. JD ditetapkan sebagai tersangka korupsi megaproyek tunnel raksasa selama menjabat sebagai gubernur ibu kota. Penangkapan itu tak pelak lagi disinyalir Thomas sebagai upaya pembunuhan karakter untuk mencemarkan reputasi cemerlang JD. Kemungkinan besar, JD akan didiskualifikasi dari kandidat calon presiden partai.

Maka sebelum notifikasi pelariannya dari Hong Kong menyebar ke seluruh jaringan interpol dunia dan menobatkannya menjadi buruan internasional, Thomas harus bergerak cepat memperjuangkan nasib kliennya. Ia harus pergi ke Denpasar untuk melakukan konsolidasi para pendukung JD. Tapi hal itu pun tetap tidak mudah. Karena seperti dugaan Thomas, ada kelompok yang disebutnya sebagai mafia hukum, bergerak di belakang setiap kejadian itu.

Apakah Thomas bisa menghadiri konvensi partai dan mengembalikan kepercayaan semua pendukung JD?

Udah dari pada penasaran mending beli dan segera baca aja Novel nya yha Sobat …

Novel “Negeri di Ujung Tanduk” menarik untuk dibaca karena terdapat sentuhan politik yang dituangkan dalam kata-katanya. Kalimat-kalimat yang pilih pun menarik dan mengalir begitu saja. pembaca seakan disuguhkan kejadian yang benar-benar terjadi dalam kehidupan. Belum lagi aksi heroik yang dilakukan Thomas bersama temannya, membuta pembaca hanyut dalam situasi yang terjadi.

Tere Liye ingin menyampaikan bahwa penegakan hukum di tanah air, Indonesia memang masih sangat lemah. Hal ini terbukti dari berbagi kasus korupsi yang terjadi hingga berlarut-larut belum juga tuntas. Dan lagi fasilitas penjara yang membedakan orang-orang yang melakukan korupsi dengan yang tidak. Orang-orang yang melakukan korupsi seperti Om Liem, Paman Thomas, memiliki fasilitas penjara yang tidak layak untuk disebut penjara. Om Liem terjerat kasus korupsi dan dijadikan tersangka korupsi. Kehidupannya cukup enak di dalam penjara karena apapun yang dia inginkan sudah tersedia. Kita terlalu sibuk dengan urusan masing-masing sehingga tidak memperdulikan lagi hal-hal sepele yang akan berakibat buruk ke depannya. Tere Liye mengibaratkan bahwa negeri ini sedang berada di ujung tanduk. Dia tidak menyebutkan negeri ini di mana, namun di dalam ceritanya dia menyebutkan kita Jakarta dan Bali. Memang ini merupakan refleksi dari kehidupan kita.

Untuk itu mulailah dengan peduli dengan sesama karena rasa kepedulian saat ini mulai menghilang dari masyarakat. Hal kecil yang kadang terabaikan bisa merubah masa depan. begitu juga dengan politik yang tidak pernah ada habisnya jika dibahas. Bahkan sekarang ini politik tidak segan untuk ‘membunuh’ sesama, saling membodohi, dan memperbudak.

 

Terima Kasih dan selamat membaca..

==========================================

Cara Cepat Pesan / Beli Novel NEGERI DI UJUNG TANDUK Karya Tere Liye

Caranya hubungi kami di WA/LINE : 0898.6508.779 dan PIN BB : 5872795E

Dapatkan BONUS KHUSUS bagi yang belanja minimal 2 buku di BursaBukuBerkualitas

=========================================

Belanja Sambil Berbagi : Dengan membeli buku di BursaBukuBerkualitas berarti telah BERBAGI #BuatMerekaTersenyum, karena 10% laba usaha kami, disisihkan untuk kegiatan sosial komunitas Pecinta Anak Yatim & Doeafa Indonesia Tercinta

Jazaakumullah… :)

 

, , , , , , ,

WhatsApp WhatsApp Kami